aku masih ingin mencintaimu dengan semua caraku ..
Masih teringat caraku mencintaimu, saat hujan turun menemani hangatnya caramu bercerita. Menyusuri basahnya perjalanan setelah banyak berceloteh tak penting dibawah rindangnya pepohonan menutupi kayu yang dihiasi jerami diwaktu itu. Masih terbayang senyumanmu yang sampai saat ini aku ingat, masih pula tersimpan janji yang tidak bisa aku tepati sampai saat ini, juga masih terus ku simpan caraku mencintaimu dalam cerita caranya mencintaimu.
Bagaimana aku membuatmu jatuhkan hati padaku, walau saat hujan turun menutupi pandangan yang tak sekalipun menutupi cara pandangku padamu.
Sore itu aku susuri jalan yang pernah kita lewati, jauh waktu yang terlewat sejak saat itu dan sekarang aku tak bisa lagi melihat caramu tersenyum untukku.
Melihat bagaimana kau mencintaiku, kemudian melepaskanku dalam sebuah jawaban yang tak pernah aku lupa selama aku berjalan menyusuri hujan. Cintamu dan caraku, berbeda dan tetap sama. Janjiku dan jawabanmu yang tetap ada dalam cerita hidup juga cerita hidup tentangnya yang mencintaimu dengan caranya.
Aku mencintaimu dengan caraku sampai dengan menyayangimu dengan caraku, lalu tak berakhir walau kau tak lagi menerima caraku memperhatikanmu.
Monday, 30 April 2018
Tuesday, 13 March 2018
tuhan, aku marah !! ( catatan 5oktober2010 )
Langit gelap menahan awan putih yang ingin terang dalam kesunyian malam, berniat temani bintang yang terang sendirian dalam legamnya udara kehampaan diujung penantian kematian. Disini hanya terdiam dalam gulungan rumput-rumput kering yang mati, menatap langit gelap yang tak akan pernah tampakkan cahayanya.
Aku ingin terbang dan tak ingin kembali pada kehidupan, aku ingin menghilang dalam kesunyian malam dan tak ingin lagi kembali dalam keadaan ramai, aku ingin lenyap dalam kesendirian dan mati dalam kesedihan, kepenatan ini akan tetap ada sampai dunia berakhir, kehampaan ini tak akan pernah hilang sampai tuhan tau bahwa aku mengeluh pada semua takdirnya.
Kenapa harus ada hidup seperti ini, hidup yang ku anggap kotoran yang terinjak-injak oleh manusia dan dilalap oleh hembusan angin yang melemparnya jauh hingga mengering. Hidup ini tak pernah baik untukku tuhan, aku mengeluh dengan semua keadaan yang mulai tak menguntungkan bagiku. Mengapa kau ciptakan dan lahirkan aku melalui seorang wanita yang hanya akan diberi rasa sakit olehmu, mengapa tak kau cabut saja nyawaku agar semua selesai dan aku akan benar-benar bicara denganmu tentang apa yang terjadi pada wanita yang melahirkanku.
Buat apa aku berjalan dengan banyak duri seperti ini bila kau tak memberiku sedikit saja pijakan yang membuatku nyaman berdiri diatasnya, kau hanya memikirkan kepuasan melihat salah satu makhlukmu terus mengeluh tanpa henti padamu. Mungkin kini kau sedang tertawa dan tak akan merubah semua kepenatan ini.
Monday, 12 March 2018
berpalinglah kenyataan
Malam ini seperti malam tahun lalu, masihkah kamu berpaling dari kenyataan? Kenyataan yang membuatmu terus menghindariku, kenyataan dimana semua yang kamu tutupi sudah tak bisa lagi menjadi hal yang tersembunyi.
Semua memang tak berjalan dengan yang selalu kita harapkan, karna memang sudah tertulis semua dalam rencana sang pencipta raga dan jiwa. Masihkah kamu melawan apa yang seharusnya kamu dapatkan?masihkah kamu melawan semua persembahan rasa yang terus kita bangun dulu?masihkah kamu terus membuka mata agar tak lagi diam dalam mimpi itu?
Tak pernah ada nada lagi, karna tak ada lagi alunan gitar yang mengiringi saat ku bernyanyi dan Kenyat slalu namamu. Masihkah kamu berpikir bahwa laguku tetap untukmu?masihkah kamu sadari bila semua lirik yang aku tulis menjadikanmu peran terbaik dan utama dalam setiap kata?
Palingkan diri dari semua kenyataan malam ini, karna lampu malam masih terus menyala membawa mimpi-mimpi indah yang dulu kita bangun. Walau sampai aku terbangun dulu dari impian itu.
Sunday, 25 February 2018
Jalan dimana kamu dan aku berpaling dari kenyataan
Friday, 21 April 2017
Malam Hujanku
Malamku tetaplah hujan malamku, malamku tetaplah malam sepiku, malamku tetaplah malam ditengah terowongan rintik hujan bersiul merdu. Hujan tak berhenti sampai dini hari, bahkan sampai tanah basah kuyup disiram oleh air dari langit. Rasa dingi yang terasa dalam hati menjalar keluar rumah dengan basahnya dedaunan dan rerumputan. Rasa ingin melihat keluar, rasa ingin sengaja terguyur hujan malam ini. Melihat semua terasa segar akan guyuran air itu membuat hati ini inginkan kesegaran yang didapat makhluj tuhan diluar. Bersamaan merasakan segarnya air hujan, merasakan hangatnya kebersamaan dengan semua yang dedaunan itu rasakan.

.jpg)