Friday, 19 April 2013

setan berikan kata "anjing"

Semua perbuatan ataupun hal yang buruk pastilah tidak ada yang mau merasakannya, meskipun itu sudah menjadi takdir dari sang pencipta namun hal seburuk apapun pasti tidak akan ada yang menginginkannya. Saat kita meninggalkan semua perintah tuhan untuk tidak melakukan hal yang buruk itu sebenarnya bukan seluruhnya kehendak kita namun ada yang mendorong kita melakukan hal itu. Ya dialah syetan yang telah lama dilaknat oleh-Nya.
Semua itu tidaklah otomatis kita lakukan bahkan tidak langsung kita berfikir untuk melakukan semuanya, ada dorongan dari pihak lain untuk melakukannya. Syetan punya begitu banyak cara agar kita terjerumus dalam dunianya, saat kita yang sedang terjebak dalam kesunyian dunia karena hidup yang susahpun bisa jadi cara syetan untuk mengajak kita pada dunia yang gelap dan jauh dari kebaikan.
Mabuk, judi, narkoba, seks bebas atupun malah bisa saja menghilangkan nyawa dengan bunuh diri. Itulah cara syetan membujuk kita menjadi manusia yang jauh dari akhirat yang indah, tujuan manusia setelah hidup itu hanya akhirat saja karena akhirat yang sesungguhnya bukan jadi tempat syetan-syetan kelak. Syetan mendorong manusia utntuk melakukan perbuatan itu karena syetan tidak mau hidup di neraka sendiri, maka dari itu ia membujuk kita untuk menjadi manusia yang tak berakhlak dan jauh dari tuhannya.
Ia (syetan) menurut para ahli agama, telah berjanji pada tuhan untuk selalu menggoda manusia selama hidupnya didunia sampai hari akhir nanti. Terbayang oleh kita betapa panjangnya hidup manusia kalau hanya untuk digoda oleh syetan sampai hancurnya dunia, apakah kita mau terus jadi bahan godaan syetan?? Kalau harus dijawab pertanyaan tersebut pasti kita semua akan jawab TIDAK!!!
Sebagai makhluk yang telah tuhan ciptakan sempurna dari makhluk lain, seharusnya kita sadar akan gertakan dan ancaman yang telah dijanjikan syetan untuk terus menggoda manusia agar jadi makhluk yang jauh dari kebaikan. Hal itu bisa jadi jebakan untuk kita lebih dekat pada panasnya api neraka.
Pernahkah kita bayangkan atau kita fikirkan kalau kita adalah objek paling utama yang dijajah oleh syetan?? Dalam ibadah contohnya, kita selalu merasa malas untuk bersujud  pada tuhan bahkan untuk mengingat tuhanpun selalu lupa. Mengerjakan sesuatupun tidak jarang kita selalu jadi bahan bulan-bulanan permainan syetan, yang lebih jauh kita jadikan contoh adalah yang menjadi wakil rakyat disana. Bukankah sudah kewajiban untuk selalu membantu kesulitan rakyat namun bantuannya malah dimasukan ke saku-saku mereka sendiri tanpa melihat lagi keadaan rakyat. Itulah cara syetan untuk menjebak manusia yang punya kekuasaan agar terjerumus pada panasnya api neraka. Semoga mereka selalu diampuni oleh yag maha pemaaf, amin.
Kita lihat pada waktu fajar tiba, apa saat ini masih banyak orang yang menyempatkan pergi ke mesjid??kalu harus dijawab sepertinya sudah jarang sekali orang-orang untuk beribadah ke mesjid, banyak beralasan karena pulang malam mengerjakan tugas dari tempat kerja atau tempat kuliah. Jangan terlalu jauh pada konteks beribadah di mesjid, tapi lihatlah dulu apa masih banyak orang yang tertidur di waktu shubuh

0 Comments:

Post a Comment